BudayaPemerintahan

Hari Purbakala, BP Kebudayaan Jawa Barat Gelar Funwalk Satu Langkah Merawat Budaya

Upaya Membangun Kesadaran Kolektif, Menggugah Kepedulian Masyarakat Pada Pelestarian Bangunan Budaya Secara Berkelanjutan

BANDUNG, SILOKANEWS.COM,- Dalam rangka peringatan ke-133 tahun Hari Purbakala Nasional, Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat menggelar kegiatan Purbakala Fun Walk 2026 bertajuk ‘Satu Langkah, Merawat Budaya’ di Kota Bandung, Senin 15 Juni 2026.

150 peserta kalangan Mahasiswa, Komunitas Budaya dan Sejarah, Internal BPK dan Instansi pemerintah menjadi peserta edukasi budaya mengunjungi cagar budaya Monumen Juang Rakyat Jawa Barat, Museum Pos, Museum Geologi dan Museum Dwi Warna.

Acara ini digagas untuk membangun kesadaran kolektif, menggugah kepedulian masyarakat luas terhadap pelestarian bangunan budaya secara berkelanjutan.

Kepala BPK Jawa Barat, Retno Raswaty menerangkan, kegiatan peringatan hari Purbakala Nasional ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai cagar budaya sebagai warisan luhur pencapaian sistem pengetahuan bangsa.

Kegiatan diawali dengan melakukan upacara bendera di Monumen Juang Rakyat Jawa Barat, kemudian peserta melakukan jalan santai ke museum sebagai edukasi serta sosialisasi nilai-nilai kebudayaan.

“Mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan bangunan cagar budaya yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan ruang hidup masa kini tanpa menghilangkan nilai historisnya,” kata dia.

Menurutnya, pelestarian cagar budaya bukan sekadar merawat benda mati, melainkan upaya berkelanjutan untuk membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat. Tanggung jawab ini tidak lagi bertumpu pada pemerintah semata, melainkan menuntut keterlibatan aktif publik secara luas.

“Menjawab tantangan tersebut, Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat menyelenggarakan Peringatan Hari Purbakala Nasional ke-113 Tahun 2026 yang bertujuan memperluas edukasi, memperkuat sinergi pelestarian, dan menghidupkan kembali nilai-nilai relevan warisan budaya demi masa depan bangsa,”terang Retno.

Aktivitas jalan sehat yang dikemas sebagai pengalaman edukatif dan partisipatif guna membaca bangunan cagar budaya serta koleksi museum sebagai ruang memori kolektif yang hidup. Kegiatan ini menggabungkan penjelajahan fisik dengan kompetisi kreatif berbasis digital.

Dalam kegiatan ini, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menelusuri rute sejarah Kota Bandung. Di setiap bangunan cagar budaya dan museum yang dikunjungi, peserta wajib menjawab pertanyaan khusus terkait bangunan cagar budaya atau koleksi yang ada untuk mendapatkan petunjuk (clue) rute berikutnya.

Selain itu, diselenggarakan juga kompetisi foto Esai agar selama perjalanan, peserta mendokumentasikan bangunan cagar budaya dan koleksi museum yang dikunjungi. Dokumentasi ini disusun menjadi sebuah foto esai yang menarasikan memori kolektif, nilai historis, serta kondisi visual objek yang mereka lalui.

“Kami berharap dari peserta ini bisa menyebarluaskan nilai penting budaya melalui media digital, kami mengajak masyarakat untuk menyajikan positif digital melalui konten budaya,” ucap Retno.

Peserta dari berbagai kalangan nampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai, penghargaan dan hadiah menarik juga diberikan kepada kelompok dengan catatan waktu tercepat kecepatan menjawab pertanyaan serta karya photo essay, vlog, dan reels terbaik berdasarkan keselarasan tema kampanye.

BPK Jawa Barat juga menggandeng ahli dan pakar di bidang purbakala seperti Unggul Prasetyo Wibowo, M.T., M.Sc dari Museum Geologi, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, Dr. Junus Satrio Atmodjo.

Kedua narasumber ini memberikan wawasan perjalanan panjang sebuah objek cagar budaya, mulai dari awal ditemukan di dalam tanah, diteliti oleh ahli, disimpan dan dipresevasi, hingga akhirnya siap dipajang dan dinikmati oleh pengunjung.

Selain itu juga memaparkan bagaimana bangunan cagar budaya diselamatkan dari kehancuran melalui alih fungsi (adaptive reuse) dan pemanfaatan menjadi museum, sehingga struktur aslinya tetap lestari sekaligus bermanfaat untuk edukasi publik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button