PemerintahanPendidikanRagamSosial Politik

Milangkala ke-113, Paguyuban Pasundan Bandung Barat Gelar Dzikir Hadirkan Penceramah Risty Tagor

Ernawan Natasaputra Berharap Paguyuban Pasundan Kian Eksis

BANDUNG BARAT, SILOKANEWS.COM,-Pengurus Cabang (PC) Paguyuban Pasundan Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperoleh kesempatan mendengarkan ceramah artis cantik Risty Tagor di Mesjid Al-Irsyad Kotabaru Parahyangan, Padalarang, Selasa (4/8/2026).

Keluarga besar PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat, menghadiri rutinitas pengajian dan kajian Islami yang diselenggarakan Majelis Perempuan Berdzikir Indonesia (MPBI).

Kali ini, MPBI yang dimotori Hj. Erni Rusyani Ernawan, bekerja sama dengan PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat, mendatangkan Resty Tagor, artis hijrah yang cukup digandrungi ibu-ibu pengajian tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dharma Wanita KBB, Eni Ade Zakir, sejumlah pengurus PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat serta ratusan ibu-ibu se-Bandung Barat, bahkan diantaranya ada dari Kabupaten Cianjur.

Ketua PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat, H. Ernawan Natasaputra mengatakan, pengajian MPBI inipun menjadi momentum bagi PC Paguyuban Pasundan Bandung Barat, sejalan dengan peringatan milangkala (hari jadi) Paguyuban Pasundan ke-113.

Di hadapan majelis taklim, Ernawan memohon do’a kepada mereka, agar Paguyuban Pasundan tetap eksis di tengah-tengah masyarakat.

Menurutnya, sejak berdiri jauh sebelum negeri ini merdeka, tepatnya 20 Juli 1913, Paguyuban Pasundan telah memperjuangkan tiga hal penting yakni memerangi kebodohan, memerangi kemiskinan, dan memajukan kesejahteraan masyarakat Sunda secara bermartabat.

Paguyuban Pasundan fokus pada pengembangan sosial, budaya, dan pendidikan.

“Paguyuban Pasundan telah menancapkan diri (sejak terbentuk), dengan sebuah cita-cita besar dengan visi misinya, untuk perang bukan secara fisik saja. Tapi perang terhadap kebodohan dan perang kemiskinan,” ucapnya dalam Bahasa Sunda.

Perang kemiskinan yang dimaksud, sambung Ernawan, Paguyuban Pasundan berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan penguatan ekonomi.
Impelementasinya, sebagai wujud nyata Paguyuban Pasundan telah membantu warga cari kerja dan memberikan modal lewat koperasi serta bank lokal.

Bahkan perkembangan terakhir, Paguyuban Pasundan telah memiliki
Bank Baitul Maal wa Tanwir (BMT), yang berada di Kota Bandung.

Untuk sektor pendidikan, Paguyuban Pasundan bergerak cukup cepat dengan membentuk lembaga pendidikan, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi (PT).

“Sekarang Paguyuban Pasundan sudah memiliki 4 Perguruan Tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tinggi, seperti Universitas Pasundan (UNPAS), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan (STIE-PAS), STH Pasundan Sukabumi dan STKIP Cimahi,” terang Ernawan.

Mahasiswa dan siswa dari lembaga pendidikan di bawah naungan, hingga saat ini jumlahnya cukup banyak. Rata-rata tiap Perguruan tinggi mencapai 30.000 mahasiswa dan siswa mulai jenjang SD hingga setingkat SMA sekitar 100 lebih.

Perkiraan akumulasi mahasiswa dan siswa di bawah naungan Paguyuban Pasundan, mencapai 60 ribuan orang.

Jumlah yang cukup fantastis bagi Paguyuban Pasundan sebagai langkah memerangi kebodohan tersebut.

“Mudah-mudahan saja, apapun yang sudah dilakukan oleh Paguyuban Pasundan ini bisa dirasakan masyarakat dan bisa bermanfaat bagi masyarakat pula, ” ucap Ernawan.

Sementara, Ketua MPBI Hj. Erni Ernawan mengatakan, pengajian rutin melibatkan MPBI ini dilaksanakan Selasa, minggu pertama pada setiap bulannya.

MPBI didirikan pada 3 Februari 2009, hingga kini tidak berhenti melakukan aktifitas keagamaan seperti kajian keagamaan dan zikir.

Kemudian berkembang ke bidang sosial dan pemberdayaan ekonomi umat serta UMKM.

“Sama halnya dengan Paguyuban Pasundan yang tidak berhenti (aktivitas), Majelis Perempuan Berdzikir Indonesia juga tidak pernah berhenti sejak didirikan sampai sekarang sudah berusia 17 tahun. Alhamdulillah,” ucap istri dari Ernawan Natasaputra ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button