PemerintahanRagam

Adhitia Yudhistira Yakin Ramadan Expo Kota Camahi Tahun 2026 Topang Petumbuhan Ekonomi Kreatif

CIMAHI, SILOKANEWS.COM,- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menilai pelaksanaan Ramadan Expo Kota Cimahi Tahun 2026 bukan sekadar agenda musiman, melainkan berpotensi menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif (ekraf) serta memperkuat aktivitas sosial masyarakat di ruang publik.

Kegiatan yang digagas bersama Komunitas Rio 90 dan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Cimahi itu menghadirkan beragam subsektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, Fashion, hingga otomotif, yang dikemas dalam satu ruang interaksi masyarakat selama Bulan Ramadan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira menyampaikan, kehadiran tenant usaha dan hiburan dalam Ramadan Expo Kota Cimahi Tahun 2026 menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis komunitas di tingkat lokal.

“Kita menyambut baik dengan adanya Ramadan Expo ini karena ini adalah bagian dari ajang silaturahmi warga Kota Cimahi,” ucap Adhitia usai membuka Ramadan Expo Kota Cimahi Tahun 2026, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut Adhitia, ruang publik yang aktif dengan kegiatan ekonomi dan sosial dinilai berkontribusi terhadap peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat, sekaligus memperkuat karakter kota yang atraktif dan hidup.

“Karena kalau di sini ada yang jualan, ada tenant-tenant, pasti akan banyak yang berkunjung juga ke alun-alun. Nah, ini ciri dari kota yang happiness indexnya bagus, index kebahagiaannya bagus yaitu kota yang atraktif, kota yang hidup,” ungkapnya.

Keterlibatan pelaku usaha lokal serta musisi dalam kegiatan tersebut, mencerminkan geliat 17 subsektor ekonomi kreatif (Ekraf) yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemkot Cimahi, ia menuturkan, mengapresiasi kontribusi Komunitas Rio 90 sebagai penyelenggara yang dinilai mampu menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Kami Pemkot Cimahi merasa bahagia bahwa di sini kan ada tenant fashion, ada tenant kuliner, ada otomotif, dan di sini juga ada tokoh kita, Kang Ricky Jamrud, ada dari musisi. Itu merupakan bagian dari 17 subsektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Namun demikian, ia mendorong, agar pelaksanaan Ramadan Expo ke depan tidak berhenti pada skala seremonial semata, melainkan ditingkatkan dari sisi kapasitas kegiatan, jumlah subsektor yang terlibat, hingga dampak ekonomi yang dihasilkan bagi pelaku usaha lokal.

“Nah, kalau 17 subsektor Ekraf ini di Cimahi semakin menggeliat, maka insya Allah ekonomi kota juga akan menggeliat, akan menuju ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas penyelenggaraan tersebut diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat posisi sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi di masa mendatang.

“Jadi saya atas nama Pemkot Cimahi menghaturkan rebu nuhun kepada para panitia penyelenggara khususnya dari Rio 90. Semoga ke depan kita terus upgrade ya. Kita upsizing lagi, levelnya terus naik, apalagi dari subsektor ekraf yang bisa kita pajang, yang ikut memeriahkan di Ramadhan Expo berikutnya,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button