Kabel Fiber Optik Semrawut, Diskominfo KBB Turun Tangan Lakukan Penataan

BANDUNG BARAT, SIL0KANEWS.COM,- Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan penataan kabel udara yang terpasang semrawut di titik perkotaan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Diskominfotik KBB, Ronny Rudiyana menjelaskan, penataan kabel tersebut dilaksanakan untuk menciptakan suasana lingkungan yang rapi dan tertib dari kabel yang semrawut.
“Kami bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) melaksakan penertiban. Berizin tapi tidak indah tidak rapih gitu apalagi konsep kota harus rapi,” katanya, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, selama ini tidak sedikit warga yang mengeluh lantaran kondisi kabel udara yang terlihat semrawut. Oleh karena itu, penataan kabel ini segera dilaksanakan.
“Pengaduan masyarakat juga sudah banyak baik di perkotaan dan pedesaan sama dan itu kesannya semrawut terkait keberadaan kabel jaringan telekomunikasi ini,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, rencananya penataan kabel udara tersebut kedepan bakal menggunakan sistem ducting atau kabel bawah tanah. Dengan begitu, dapat meminimalisir keberadaan kabel udara.
“Kita rapih kan melalui ducting bawah tanah jadi area atas jadi rapih. Kami bersama tim nanti lebih lengkap lagi dari PU kerjasama dengan APJATEL akan merapihkan dan menertibkan kabel yang semrawut,” katanya.
Sementara itu, Ketua Korwil Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (APJATEL) Jawa Barat, Yudiana Arifin mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi untuk memastikan kabel telekomunikasi yang terpasang tidak semrawut.
“Kita hadir memenuhi dari keresahan masyarakat yaitu penataan dan allhamdulilah ada permintaan dari masyarakat saya dan pemerintah KBB memberikan solusi dengan cara menurunkan kabel di area yang mereka minta,” katanya.
Ia menyebut, pihaknya pun siap menindaklanjuti setiap keluhan masyarakat terkait keberadaan kabel yang semrawut. Hal tersebut, sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan suasana lingkungan perkotaan yang rapi dan nyaman.
“Intinya dari pengaduan masyarakat ke pemerintah siap support. Apapun yang mereka minta kami sebagai APJATEL ya menuggu arahan dari pemerintah terkait relokasi. Awalnya kita bangun dulu ducticnya jadi kabel lama masih di atas kita bangun daktic setelah itu kabel kita turunkan,” tandasnya.



