Dinilai Gagal, Ade Zakir Didesak Mundur dari Jabatan Sekda Bandung Barat

BANDUNG BARAT, SILOKANEWS.COM,-Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Ormas Bandung Barat Bersatu (GOBBB) mendesak Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Ade Zakir.
Desakan tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Senin, 7 September 2026.
Massa menilai Ade Zakir gagal memimpin birokrasi, tidak netral, serta dinilai bermasalah dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Penilai Kinerja (TPK) ASN.
“Kami mendesak Bupati untuk segera mencopot dan mengganti Sekda Kabupaten Bandung Barat atas apa yang kami nilai sebagai kegagalan dalam memimpin birokrasi, persoalan netralitas serta kepemimpinan sebagai Ketua Tim Penilai Kinerja,” kata perwakilan massa, Didin.
Menurut GOBBB, persoalan tersebut tercermin dari sejumlah kebijakan kepegawaian, termasuk dugaan maladministrasi dan tidak optimalnya penerapan sistem merit dalam rotasi maupun promosi jabatan ASN.
Sementara itu, Koordinator GOBBB, Rudi Iriyanto alias Jack, mengatakan tuntutan pencopotan Sekda merupakan bagian dari keprihatinan terhadap tata kelola pemerintahan KBB yang dinilai bermasalah.
“Kami melihat ada persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan. Karena itu, evaluasi terhadap Sekda menjadi tuntutan utama kami,” ujar Rudi.
Selain meminta pencopotan Sekda, massa mendesak evaluasi kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pencopotan Kepala BKAD, serta perbaikan pengelolaan anggaran dan insentif RT/RW. GOBBB juga meminta Ketua DPRD KBB Mohammad Mahdi mundur dari jabatannya.
Berbagai persoalan tersebut, menurut massa, turut berdampak terhadap pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menemui langsung massa. Jeje bahkan naik ke mobil komando dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa.
“Saya terima seluruh masukan. Izinkan saya memperdalam tuntutan dari teman-teman,” kata Jeje.
Jeje menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati Asep Ismail sejak awal berkomitmen membenahi Bandung Barat, termasuk sektor pemerintahan dan sumber daya manusia.
“Saya hadir di sini dari awal dengan Pak Wakil Bupati mempunyai tujuan untuk membenahi Bandung Barat, mulai dari infrastruktur, pemerintahan hingga sumber daya manusianya,” ujarnya.
Jeje meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk melakukan pembenahan.
“Maka izinkan saya untuk melakukan pembenahan. Apa yang belum baik, mari kita perbaiki,” katanya.
Ia juga mengapresiasi massa yang menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib. Jeje memastikan seluruh tuntutan, termasuk persoalan birokrasi, akan dipelajari sebelum pemerintah mengambil keputusan.
“Saya akan mengkaji apa yang disampaikan teman-teman,” tegas Jeje.
GOBBB menyatakan akan terus mengawal tuntutan pencopotan Sekda Ade Zakir hingga mendapat tindak lanjut konkret dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.



