Kinerja BTPN Syariah Kuartal I, Aset Tumbuh Drastis 7 Persen
Catat Momentum Positif, Asset Tumbuh 7 Persen

JAKARTA, SILOKANEWS.COM,– PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio.
Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi penguatan pendampingan nasabah yang menjadi fokus utama Bank dalam melayani masyarakat inklusi.
Penyaluran pembiayaan terus diperkuat melalui model pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta membentuk perilaku unggul nasabah.
Setiap pembiayaan yang disalurkan diikuti dengan pendampingan agar nasabah mampu menerapkan empat perilaku unggul BDKS, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu.
Momentum kuartal pertama menunjukkan bahwa model pendampingan yang kami terapkan berkontribusi pada kualitas pembiayaan. Kami melihat meningkatnya kepercayaan nasabah serta ketahanan usaha mereka.
Kualitas pembiayaan menjadi penopang utama laba kuartal pertama ini mengalami pertumbuhan.
“Pada 2026, Bank melanjutkan fokus di tahun sebelumnya, sambil mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan yang ada.” papar Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad dalam siaran persnya, Senin, 27 April 2026
Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam memberdayakan masyarakat inklusi agar memiliki perilaku unggul sebagai
kunci keberhasilan.
Keberhasilan penyaluran pembiayaan tidak terlepas dari peran Community Officer (CO) sebagai garda terdepan Bank yang hadir langsung di sentra nasabah.
Melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS), CO
memberikan pendampingan menggunakan modul yang relevan dengan kondisi usaha ultra mikro. Selain itu, CO berperan sebagai role model dalam penerapan perilaku unggul BDKS sekaligus memperkuat solidaritas antar nasabah di sentra.
Seiring dengan kinerja yang positif, Bank juga terus mengoptimalkan proses internal untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pada kuartal pertama 2026, Bank memperkuat kapasitas Community
Officer agar pendampingan yang diberikan semakin efektif dan responsif. Pengelolaan sentra yang solid menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Bank juga menghadirkan program reward untuk mendorong kedisiplinan nasabah dalam mengikuti pertemuan, serta menyiapkan inisiatif diversifikasi produk bagi nasabah yang berkembang melalui layanan yang lebih komprehensif dalam ekosistem BTPN
Syariah.
Sepanjang kuartal pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp319 miliar. Aset mencapai Rp23,2 triliun, tumbuh 7% secara YoY, sementara penyaluran pembiayaan mencapai Rp 10,6 triliun, tumbuh 4% secara YoY dengan rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on Asset
(RoA) sebesar 7,1% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 59,2%.
TENTANG BTPN SYARIAH
BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama pemberdayaan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya.
Adapun dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen
ultra mikro.
Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.
Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan
yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.
Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah #bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).
Peran #bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia.
Hal ini terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah
keluarga dengan anak bersekolah meningkat.
Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.
Catatan Penting:
• BTPN Syariah didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank
SMBC Indonesia; peluncuran pada 2011
• Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
• Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
• Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
• Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
pada 7 Juli 2020
• Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
• Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,2 ribu karyawan (95% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang
telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,77 juta nasabah aktif di 260 ribu komunitas yang berada
di 2.650 kecamatan di 26 provinsi Indonesia
• Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2026.



