PendidikanRagamSosial Politik
Lepas Liar Burung, PKB Bandung Barat Kembalikan Ekosistem Gunung Burangrang
Bagian Dari Hari Lahir PKB Ke-28

BANDUNG BARAT, SILOKANEWS.COM,- Keindahan Curug Bugbrug yang berada di bawah kaki Gunung Burangrang menjadi saksi komitmen dan semangat kinerja Seluruh Jajajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Ratusan kader DPC PKB Kabupaten Bandung Barat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Lahir PKB ke-28 melalui sebuah rangkaian kegiatan bertajuk “Deudeuh Ka Leuweung, Nyaah Ka Sasama, Heman Ka Sasatoan.”
Ketua Pelaksana Asep Abdulrohman serta didukung penuh oleh Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat, dan Ketua LMDH Cihanjuang Rahayu Kang Yudi, penetapan tajuk kegiatan tersebut selaras dan sebagai implementasi Hadits Nabi Muhammad SAW:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
Artinya “Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung, manusia, atau hewan ternak, kecuali hal itu bernilai sedekah baginya” (Hadits Riwayat Bukhori-Muslim).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026 tersebut diikuti oleh seluruh pengurus baik jajaran Tanfidz dan Syuro DPC PKB Bandung Barat, Anggota Fraksi PKB, Badan Otonom, serta kader militan DPC PKB Kabupaten Bandung Barat.
Mengusung semangat cinta lingkungan dan kemanusiaan, kegiatan diawali dengan penanaman pohon, dilanjutkan pelepasan burung ke habitatnya, serta pelepasan benih ikan di kawasan sekitar Curug Bugbrug.
Ketiga kegiatan tersebut menjadi simbol nyata implementasi prinsip politik Rahmatan lil ‘Alamin yang merupakan Prinsip Dasar Perjuangan yang selalu dipegang teguh oleh PKB, yakni menghadirkan politik yang membawa manfaat bagi manusia, lingkungan, dan seluruh makhluk hidup.
Selain aksi kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi melalui Penandatanganan Kontrak Komitmen Kinerja Politik seluruh jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Barat.
Penandatanganan tersebut merupakan bentuk kesungguhan seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi serta memperkuat integritas dan soliditas kepada organisasi, yang secara langsung disaksikan oleh Langit dan Bumi dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat, Sandi Supyandi, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus harus menjalankan kerja-kerja partai dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Sandi Supyandi menyampaikan bahwa salah satu target jangka pendek yang akan segera dilaksanakan adalah restrukturisasi organisasi hingga tingkat ranting berbasis RT (Rukun Tetangga). Langkah tersebut diyakini menjadi strategi konkret untuk memperkuat mesin partai sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Restrukturisasi tersebut merupakan bagian dari upaya DPC PKB Kabupaten Bandung Barat dalam mencapai target politik pada Pemilu mendatang, yakni meraih total 9 kursi DPRD Kabupaten Bandung Barat, memperoleh 1 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, serta mempertahankan 2 kursi DPR-RI dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta melaksanakan doa bersama yang di pimpin oleh ketua dewan syuro Bapak KH Ade Wawan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dengan tema “Menapaki Bumi dan Mengetuk Pintu Langit.” Doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar seluruh perjuangan dan pengabdian DPC PKB Kabupaten Bandung Barat senantiasa mendapat keberkahan, kemudahan, dan ridha Allah SWT.
Melalui momentum Hari Lahir PKB ke-28 ini, DPC PKB Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga harmoni antara pengabdian kepada masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan organisasi. Seluruh semangat tersebut dirangkum dalam satu tekad yang menjadi nafas perjuangan bersama:
“Bersatu, Bergerak, Berkhidmat.”
“Bersatu, Bergerak, Berkhidmat.”



