West Java International Fun Folk Festival (WIFF) 2026 di TGAA Hadirkan Budaya Lintas Negara

BANDUNG BARAT, SILOKANEWS.COM,-Suasana di The Great Asia Africa (TGAA) Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendadak berubah jadi riuh penuh keceriaan, Minggu (19/7/2029) siang.
Ratusan pengunjung memutuskan untuk menghentikan langkah saat barisan wanita-wanita cantik asal Negara Rusia memasuki halaman utama TGAA.
Di halaman utama TGAA, wanita-wanita Rusia dengan baju merah dan rok putih berbaris dengan rapi. Sesekali mereka secara serempak memainkan alat musik perkusi dengan atraksi ciamik.
Sorot mata pengunjung pun langsung tertuju kepada mereka. Bahkan, tak sedikit dari pengunjung memilih untuk mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel.
Wanita-wanita Rusia itu tak sendirian, mereka berdiri bersama tiga kelompok lain dari negara Malaysia, Filipina, dan India.
Public Relation TGAA, Intania Setiati mengatakan, kehadiran warga-warga mancanegara tersebut merupakan bagian dari rangkaian West Java International Fun Folk Festival (WIFF) 2026.
“Jadi ada pelaku seni maupun budaya dari Rusia, Malaysia, Filipina, dan India, Indonesia juga tadi ada Jaipong, hadir di sini. Mereka berkunjung ke TGAA untuk perform. Dan kita lihat pengunjung begitu antusias sekali,” kata Intania di TGAA.
Intania mengungkapkan, TGAA merupakan area destinasi yang menyuguhkan miniatur 8 negara Asia-Africa. Suguhan seni dan budaya yang diperagakan langsung oleh warga negara asing ini diharapkan menjadi langkah edukatif untuk memperkaya khasanah seni budaya khususnya bagi para pengunjung TGAA.
“Perform ini untuk menambah pengetahuan dan melihat secara langsung bagaiman seni dan budaya dari negara lain. Jadi saling kenal dan saling mengetahui, dan mungkin bisa jadi langkah awal untuk akulturasi,” tandasnya.
Dimitriv, perwakilan negara Rusia untuk WIFF 2026 mengatakan, dirinya sangat bangga dan bahagia bisa hadir di Indonesia untuk bisa melihat berbagai seni dan budaya lintas negara.
“Saya Dimitriv dari Moscow (Rusia), di sini tempat berbagai budaya bersatu, kami saling mengenal, dan ini sungguh hal yang luar biasa bisa hadir di sini,” kata Dimitriv.





