PLN UP3 Cimahi Fokus Tangani Banjir di Cimahi Selatan, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

CIMAHI, SILOKANEWS.COM,- PT PLN (Persero) UP3 Cimahi memfokuskan penanganan gangguan kelistrikan akibat banjir yang melanda wilayah Cimahi Selatan, menyusul curah hujan tinggi yang masih berlangsung hingga saat ini. Langkah cepat dan terukur dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga keandalan sistem kelistrikan di tengah kondisi darurat.
Banjir tercatat merendam sejumlah wilayah pemukiman di Cimahi Selatan, antara lain di Jalan Nanjung RT 04 RW 13, Kampung Cibodas RT 06 RW 10 dan RT 04 RW 15, Kampung Hujung Kaler RT 04 RW 06, Kampung Lembur Sawah RT 06 RW 12, serta Kampung Hujung Kulo RT 06 RW 05. Berdasarkan data sementara, banjir berdampak pada ratusan kepala keluarga, dengan rincian RW 11 sebanyak 125 KK, RW 12 sebanyak 14 KK, dan RW 13 sebanyak 10 KK. Hingga saat ini, ketinggian air dilaporkan masih terus meningkat.
Kondisi banjir tersebut berdampak pada aset kelistrikan berupa gardu distribusi di wilayah Cimahi Selatan. Sebagai langkah antisipasi, PLN melakukan pengamanan dengan memadamkan sementara gardu terdampak guna mencegah potensi bahaya kelistrikan bagi masyarakat. Seluruh aset terus dipantau secara intensif dan penormalan akan dilakukan segera setelah kondisi dinyatakan aman.
Selain menurunkan petugas siaga di lapangan, PLN UP3 Cimahi juga aktif berkoordinasi dengan perangkat desa setempat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendapatkan pembaruan kondisi terkini. Kolaborasi ini dilakukan agar setiap langkah penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan selaras dengan upaya penanganan bencana di wilayah Cimahi Selatan.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan di lapangan.
“Di wilayah Cimahi Selatan, kami melakukan pengamanan kelistrikan secara ketat karena kondisi banjir masih berkembang. PLN hadir untuk memastikan tidak ada risiko kelistrikan yang membahayakan warga, sekaligus menyiapkan langkah pemulihan agar pasokan listrik dapat kembali normal setelah kondisi aman,” ujar Aryta.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa kehadiran PLN di tengah bencana merupakan wujud komitmen pelayanan publik.
“Listrik adalah kebutuhan vital masyarakat. Dalam situasi banjir seperti ini, PLN mengedepankan keselamatan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan kelistrikan tetap terjaga dan pemulihan dapat dilakukan secepat mungkin,” ungkap Sugeng.
PLN mengimbau masyarakat di wilayah terdampak banjir untuk tetap waspada, menjauhi instalasi listrik yang terendam air, serta segera melaporkan potensi gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat segera ditindaklanjuti.



