Kota Baru Parahyangan Tawarkan Hunian Arsitektur Paduan Jepang dan Skandinavia Tatar Bungawari
Kehidupan Berkembang, Harmoni Terjaga

BANDUNG, SILOKANEWS.COM,- Kota Baru Parahyangan kembali mempersembahkan kawasan hunian terbarunya Tatar Bungawari, sebuah lingkungan residensial yang mengusung desain arsitektur rumah Japandi, perpaduan harmonis antara estetika Jepang dan kehangatan Skandinavia.
Nama Tatar Bungawari diambil dari bahasa Sunda, di mana Tatar berarti wilayah atau kawasan, sementara Bungawari bermakna keharuman, keindahan, serta kemuliaan yang tumbuh dan berkembang.
Filosofi ini merepresentasikan visi kawasan sebagai ruang hidup yang menenteramkan, bernilai luhur, dan membawa kebaikan bagi penghuninya.
Direktur Utama Kota Baru Parahyangan, Rian Brasali menerangkan, Tatar Bungawari dikembangkan di lingkungan Kota Baru Parahyangan yang hijau dan tertata, Tatar Bungwari dirancang sebagai kawasan hunian yang mengedepankan kualitas dan keseimbangan hidup.
“Arsitektur rumah dengan garis desain yang bersih, komposisi yang seimbang, warna-warna natural, serta pemanfaatan material alami untuk menciptakan suasana hangat dan tenang,” jelasnya.
Tatar Bungawari berada di sebelah waduk saguling dan ruang terbuka hijau yang mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Seluruh elemen dirancang secara menyeluruh untuk menghadirkan pengalaman tinggal yang harmonis antara manusia, alam, dan ruang.
Lokasi yang sangat strategis hanya 2 km dari gerbang Kota Baru Parahyangan yang terkoneksi baik ke jalan toll Purbaleunyi dan stasiun Whoosh Padalarang.
Melalui Tatar Bungawari, Kota Baru Parahyangan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kawasan hunian berkualitas tinggi yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai filosofis dan investasi jangka panjang.
“Tatar Bungwari bukan hanya tempat tinggal,
tetapi ruang hidup yang memberi makna,” terangnya.



