Punggawa Persib, Ahmad ‘Jupe’ Jupriyanto Bantu Korban Longsor Cisarua

Libero Persib Ahmad Jufrianto yang akrab disapa Jupe mendatangi penyintas bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (6/3/2026] sore.
Jupe datang untuk memeriahkan gelaran tahunan Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan PT Bandung Bermaryabat bertajuk Kegiatan ramadan Gerebek Kampung dan program pemulihan bencana longsor Pasirlangu.
Dalam program ini digelar berbagai kegiatan kemanusian seperti, Masak bersama untuk berbuka, Bersih bersih masjid, Cek kesehatan, elatihan mitigasi bencana, Pesantren kilat, pembagian school kit kepada anak yatim dan dhuafa, Santunan dhuafa, pembagian muslim kit untuk dhuafa dan Buka bersama
Kedatangan punggawa Persib Bandung ini bertujuan memberikan semangat moril kepada penyintas korban bencana longsor yang merenggut puluhan jiwa awal januari 2026 lalu. Sekaligus memberikan bantuan bagi siswa sekolah dan warga kampung.
Kedatangan Jupe disambut antusias warga yang telah menunggu sejak siang hari, kehadiran Jupe menjadi pengobat dan penghibur bagi warga pasca trauma bencana.
“Saya pribadi agak sedikit merinding melihat kondisi bencana yang telah memakan banyak korban ini, namun saya nelihat raut muka penyintas berangsur pulih meskipun nampak masih tersisa kekhawatiran akan terjadi bencana kembali, ” Katanya.
PT PBB bersama Dompet Dhuafa sedikit mengurangi beban ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan alat sekolah bagi anak-anak dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian pada saudara-saudara penyintas bencana.
“Apresisasi setinggi-tingginya kepada PT PBB dan Rumah Zakat yang senantiasa memberikan pertolongan dan menyedian kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak, ”terangnya.
Ditempat sama, Kepala pimpinan cabang Dompet Dhuafa Jabar, Yogi Achmad memaparkan, bersama PT PBB kegiatan ini berfokus pada pemulihan paska bencana, selain peralatan sekolah bantuan juga berbentuk pengetahuan mitigasi bencana agar masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.
“Dari data yang ada banyak anak sekolah yang kehilangan peralatan sekolah, makanya kami beri bantuan peralatan sekolah, selain itu juga memberi pemahaman dan wawasan mitigasi bencana, ” Jelasnya.




