Terima Penghargaan UHC Awards 2026, Bupati Bandung Barat Berkomitmen Permudah Akses Pelayanan Kesehatan
95 Persen Panduduk Peserta Jaminan Kesehatan Nasional

BANDUNG BARAT, SILOKANEWS.COM,- Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat mendapat penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards dari pemerintah pusat atas capaian UHC karena memastikan lebih dari 95% penduduk Bandung Barat menjadi Peserta JKN dan juga berkomitmen penuh mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional.
Penyerahan penghargaan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan berlangsung di Jakarta oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Selasa (27/01/2026).
Dalam kegiatan UHC Awards 2026 tersebut terdapat 31 Provinsi dan 397 Kabupaten/Kota yang telah memenuhi UHC atau kepesertaan lebih dari 95 persen penduduk sampai 31 Desember 2025. Mereka telah mendaftarkan penduduknya dalam segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda pada program JKN.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail hadir dan menerima langsung penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar.
Jeje menyatakan, penghargaan yang didapat kali ini merupakan sebuah proses yang panjang dan menjadi bukti bahwa Pemda Bandung Barat sangat mengutamakan kebutuhan rakyat khususnya di bidang kesehatan.
“Hingga 31 Desember 2025, jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bandung Barat mencapai 1.915.827 jiwa atau mencapai 99,24 persen warga Bandung Barat sudah tercover JKN,” ujarnya.
Menurut Jeje, penghargaan tersebut patut disyukuri oleh seluruh pihak yang telah bekrontribusi. Pemda Bandung Barat juga berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat Bandung Barat terkait permasalahan kesehatan.
“Terima kasih atas penghargaan yang luar biasa ini. Sudah menjadi tugas kami di pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan untuk masyarakat, agar tidak ada kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Jadi, InsyaAllah kedepannya kita akan berjuang lebih keras lagi untuk seluruh warga Bandung Barat. Selain itu, penghargaan UHC Awards di kategori pratama ini sangat berkesan dan wajib terus kita pertahankan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Jeje.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Cecep Heri Suhendar menyampaikan bahwa jumlah penduduk yang telah terdaftar sebagai Peserta JKN di Bandung Barat dapat terus bertambah sesuai jumlah peserta terdaftar. Lewat capaian ini, bersama Pemerintah Daerah Bandung Barat Cecep berharap agar pemerataan kesejahteraan khususnya di bidang jaminan kesehatan semakin meningkat dan dapat dirasakan nyata oleh seluruh masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah konsisten Pemerintah Daerah Bandung Barat khususnya Bapak Bupati Bandung Barat dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program jaminan kesehatan di Indonesia, khususnya di Bandung Barat. Apa yang telah diraih saat ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak sehingga UHC Bandung Barat dapat terus dipertahankan di tahun 2026 ini. Ke depan kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut penting untuk tetap menjaga komitmen para pihak dan tetap mempertahankan UHC di Bandung Barat ini,” ujar Cecep.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam sambutannya memberikan apresiasi atas capaian jajaran pemerintah daerah tersebut. Dirinya mengatakan bahwa Program JKN telah menjadi tonggak dalam layanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Adanya Program JKN tersebut menurutnya membawa dampak positif dan meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya Pemda mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai program strategis nasional dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah dengan JKN serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Dengan masyarakat yang sehat, akan tercipta masyarakat yang makmur, sejahtera, dan unggul,” kata Cak Imin dalam sambutannya pada acara UHC Awards tersebut.
Cak Imin menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menurutnya, kehadiran Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit, sekaligus menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan target pemerintah untuk terus memperluas cakupan kepesertaan Program JKN hingga mencapai 99 persen penduduk pada tahun 2029. Ia menekankan bahwa keberlanjutan kepesertaan menjadi tanggung jawab bersama, khususnya pemerintah daerah.
“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah agar mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tegas Cak Imin.
Ia menambahkan, pemberian UHC Awards Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu bagi daerah yang belum mencapai UHC. Dengan demikian, seluruh masyarakat Indonesia terjamin oleh Program JKN, untuk menciptakan Indonesia yang semakin sehat. (dh)



